Selasa, 29 November 2011

Tips Ujian/Semesteran

Ujian merupakan proses untuk mengetahui seberapa besar kita memahami permasalahan yang sekian lama sudah dipelajari.
Tapi sering kali kondisi lingkungan mempengaruhi sikap dan kondisi dalam mengerjakan soal-soal yang diujikan. Pusing memikirkan ujian yang sudah di depan mana ikuti tips yang dirancang Joe Landsberger dalam Study Guides and Strategies ini.
Joe merumuskan sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:
Pertama, datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
Kedua, tenang dan percaya diri.
Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.
Ketiga, bersantailah tapi waspada.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.
Keempat, preview soal-soal ujianmu dulu.
Luangkan 10 persen dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

Kelima, jawab soal-soal ujian secara strategis.

Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:
* Soal paling sulit
* Yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
* Memiliki nilai terkecil

Keenam, ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mula, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.
Ketujuh, ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.

Kedelapan, ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.

Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

Kesembilan, sisihkan 10 persen waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.

Periksa jawabanmu, hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
Kesepuluh, analisa hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.
Nah, sudah siapkan menjalani ujian?

Rabu, 23 November 2011

SMK NU Al-Hidayah

SMK NU AL-HIDAYAH KUDUS

BIDANG STUDI KEAHLIAN : SENI, KERAJINAN DAN PARIWISATA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TATA BUSANA
KOMPETENSI KEAHLIAN : BUSANA BUTIK


Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan

Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya

Visi dan Misi SMK NU AL-HIDAYAH

Visi
Menjadi Sekolah Kejuruan yang menghasilkan lulusan Unggul, Terampil, Mandiri, Profesional, Kompetitif dan Berahlakul Karimah

Misi
  1. Mendidik generasi muslim yang terampil dalam beribadah dan berusaha secara ekonomi agar mapan dalam hidup.
  2. Mengembangkan potensi yang ada pada masyarakat sekitar sekolah dalam bidang Tata Busana
  3. Menyelenggarakan pendidikan kejuruan yang berkualitas sehingga menghasilkan lulusan yang mampu secara mandiri dan kompetitif  untuk memenuhi kebutuhan hidup.
  4. Menyelenggarakan pendidikan kejuruan dengan biaya terjangkau oleh masyarakat sekitar.
  5. Membentuk kepribadian generasi muslim agar tangguh, selektif, antisipatif dan tetap berpegang teguh pada Ketaqwaan kepada Allah SWT 'ala Ahlissunnah Waljamaah dalam menghadapi tantangan dan tuntutan zaman.

Tujuan SMK NU AL-HIDAYAH

1.  Meningkatkan status dari SMK berstandar daerah menjadi standar nasional menuju standar internasional
2.  Menciptakan budaya akademik yang dijiwai iman dan taqwa kepada Allah SWT., guna meningkatkan harkat dan martabat manusia.
3.  Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi dan atau seni serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
4.  Mengembangkan potensi siswa yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, berbudi dan berkepribadian luhur, sehat, berakhlak mulia dan bertanggung jawab.
5.  Mengembangkan potensi siswa agar menjadi insan yang berilmu, cakap, kritis inovatif dan percaya diri.
6.  Mencapai standar nilai ujian nasional yang ditetapkan pemerintah

Tujuan Kompetensi Keahlian Busana Butik

Kompetensi Keahlian Busana Butik pada SMK NU Al-Hidayah Kudus bertujuan untuk :
1.   Mencetak generasi yang kompeten,professional,dan bisa mengembangkan potensi yang dimiliki
2.   Menjadikan link and macth (Pendidikan sIstem ganda) sebagai sarana untuk bekal kepada siswa sebelum memasuki dunia industri
3.   Melatih siswa agar mampu menciptakan sesuatu yang inovatif,kreatif dan prospektif guna mengembangkan potensi daerah.